Jenis dan Nama Tali Beserta Fungsinya Lengkap

tali

tali

Pada artikel kali ini akan memaparkan mengenai jenis-jenis tali beserta nama-namanya yang mungkin anda sedang mencari-cari informasinya. Karena setiap tali memiliki fungsi masing-masing. Tali bisa juga dibuat kerajinan seperti tali kur yang dibuat menjadi tas tali kur.

Tali merupakan sekumpulan lapisan linear, helai, atau benang yang dikepang dengan tujuan untuk menggabungkan dalam bentuk yang kuat dan besar. Tali ini memiliki kekuatan untuk menarik dan juga menyeret. Anda juga bisa buat sketsa pemandangan.

Jenis-jenis Tali

1. Tali Tambang
Fungsi dari tali tambang tergantung dari dimana tali ini digunakan, berikut adalah pengaplikasian dari tali tambang:

a. Kehidupan di Masyarakat
Tali tmabang di masyarakat biasanya dipakai untuk mengikat jemuran, hewan, mengangkat balok, dan lain sebagainya.

b. Kehidupan di Sekolah
Khusu untuk anak yang ikut pramuka memakai tali untuk mengikat tenda, mengangkat alat-alat, membuat simpul, dan kegiatan lainnya yang berkaitan dengan tali.

c. Otomotif
Di dunia otomotif, tali dipakai untuk menderek atua menarik mobil atau motor ketika mogok.

d. Perkapalan
Di industri perkapalan jenis tali dipakai membuat tangga kapal, sebab breaking load tali sangatlah rendah.

e. Olahraga
Di bidang olahraga, tali dipakai sebagai cabang olah raga tarik tambang.

2. Tali Pancing
Fungsi dari tali pancing adalah sebagai alat menangkap ikan dengan lat pancing tentunya. Umumnya para nelayan atau para pemancing memakai tali ini sebagai alat ikat dari hasil tangkapannya. Bahan pembuatan tali ini dari nilon.

3. Tali Tampar
Fungsi dari tali tampar sama seperti tali tambang, perbedaannya tali tampar digunakan untuk kegiatan yang ringan seperti tali penggerek bendera, mengikat, membuat jemuran, mengangkat atau menarik benda yang ringan.

4. Tali Kapal
Seperti nama talinya, tali ini khusus dipakai di perkapalan sebab diameter dan ketahanan talinya sangat besar dan kuat. Biasanya tali ini dipergunakan untuk menyenderkan kapal ketka sedang berlabuh, untuk mengikat layar, membuat jala, atau menarik kapal. Bisa juga untuk mengikat barang.

5. Tali Baja
Tali baja adalah talu yang paling kuat dari semua tali, sebab tali ini bahannya dari sekumpulan kawat baja yang dilipat menjadi sebuah tali.

Berikut cara pembuatan tali baja secara garis besarnya:
Pertama kawat batangan di cuci dengan bahan kimia khusus dengan tujuan pembersihan dari kotoran dan karat.

Lalu kawat dimasukkan ke dalam mesin penirisan dimana di dalam mesin ini kawat batatangan akan di tarik lewat mesin cetak dengan ukuran sesuai keinginan yang diperlukan. Sesudah itu kawat akan berubah dari batangan menjadi kawat.

Dalam proses drawing, kawat mengalami tekanan yang bertubi yang mengakibatkan proses ini kawat dipanaskan agar menghilangkan tekanannya. Proses ini dinamai patening.

Kawat dengan ukuran berdiameter kecil harus masuk dalam proses drawing tahap kedua supaya memperoleh ukuran yang diinginkan.

Kemudian proses selanjutnya ialah galvanzing, sesudah proses drawing tahap dua usai, selanjutnya adalah proses pencelupan dengan cairan zinc.

Kemudian proses berikutnya ialah stranding, dimana sekumpulan wire mengalami proses pilin untuk menjadi satu.

Yang terakhir ialah proses closing.

6. Tali Rafia

Tali rafia biasanya dipakai sebagai alat mengikat, utamanya untuk barang yang ringan. Umumnya untuk mengikat barang yang ada di gudang supaya terlihat lebih rapi atau untuk mengikat barang-barang ketika akan pindahan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *